Semester empat sudah dimulai sejak seminggu lalu, tepatnya pada tanggal 4 Maret 2013. Selain itu genap sudah 4 orang anggota kelas berkurang. Dimulai dari Hasbi yang belum pernah ketemu, diikuti dengan Ridho, kemudian Sandy yang kini kuliah di ITS. Dan yang terakhir Agil Chandra yang kini sedang cuti untuk mengejar mimpinya. Meski kini tinggal 26 orang, kita tidak boleh berhenti untuk berkarya.
Semester 3 banyak hal berubah, terutama peringkat kelas dan nila, sungguh diluar dugaani. Namun tak perlu terlalu difikirkan, nilai bukan menentukan segalanya, kecuali nilai tertinggi di kelas yang bakal dapat beasiswa
. Seperti kata Pak Hasbi di kuliah perdananya, yang kurang lebih begini “IP itu hanya parameter pemahaman saat ujian“.
Saya pun sependapat dengan beliau. Apalagi andilnya faktor keberuntungan dalam ujian, entah itu UAS, UTS, dll. Presentase penilaiannya kan sebagian besar dari situ. Ndelalah pas ujian lupa karena grogi, atau karena semalam begadang nonton bola, ngerjain project dll mau gimana lagi? Nggak perlu tergila-gila pada IP, apalagi sampai nelongso karena IPnya turun drastis. Dengan IP kecil seolah-olah dunia kiamat. Paling cuma dimarain sama orang tua
Cukup flashbacknya, sekarang kembali lagi ke semester empat, meski jumlah jam kuliahnya berkurang sekitar 3 jam, namun cukup menantang. Semester ini lebih ke pembuatan konten dan penggunaan alat. Jadwalnya pun banyak yang nanggung. Gak seperti semester 1 yang bisa libur 1 hari penuh selain sabtu dan Minggu. Semoga ada dosen yang baik hati sehingga jadwal lebih padat dan ada setidaknya 1 hari libur. Lumayan bisa buat ngerjain proyekan.
Sudah cukup liburannya, kini saatnya berkarya lagi


